Biaya Paket Tour Turki 2021 – 2022

Assalamualaikum Wr. Wb. Biaya Paket Tour Turki 2021 – 2022 New Normal bersama Alindra Haqeem Travel telah dibuka pendaftarannya dalam rangka menyambut tour turki tulip musim liburan, Turki memiliki sejuta pesona tak heran jutaan wisatawan terus berdatangan ke negeri dua benua ini. Turki memang di Eropa, tapi wilayahnya sangat dekat dengan Asia. Anda akan mengunjungi ke banyak sekali daerah di Turki yang akan selalu mempesona bagi wisata berasal seluruh penjuru dunia Salah satu keindahan yang memukau di Turki adalah Masjid Sultan Ahmed. kami memberikan anda kesempatan buat berwisata muslim dalam mengunjungi berbagai macam objek wisata yang menarik di turki dan bermanfaat buat menambah pengetahuan anda tentang sejarah islam.

tour turki

Paket Tour Turki wisata halal ini akan menjadi teman Anda berwisata ke Turki, Anda juga akan diajak untuk mengenal sejarah islam di Turki. anda akan mengunjungi Masjid Sultan Ahmed yang dihiasi oleh keramik-keramik biru yang lebih terkenal dengan sebutan Blue Mosque, dilanjutkan mengunjungi Hippodrome, kemudian dilanjutkan ke Hagia Sophia, yaitu gereja yang menjadi mesjid kemudian menjadi museum. Paket Tour Turki yang kami tawarkan sangat hemat dan murah sekali dan fasilitas yang kami sediakan juga sangat baik sekali. Berikut ini kami berikan informasi Jadwal, Harga dan Biaya Tour Turki bersama Alindra Haqeem Travel.

Harga Tour Turki 2021 – 2022

Paket Durasi Paket Harga
18 April 2022 8 Hari Tour Turki
2 Desember 2021 8 Hari Tour Turki
Flight
Turkish Airlines

Republik Turki (bahasa Turki: Türkiye Cumhuriyeti) disebut Türkiye (bahasa Turki: Türkiye) adalah sebuah negara di kawasan Eurasia. Wilayahnya terbentang dari Semenanjung Anatolia di Asia Barat Daya hingga daerah Balkan di Eropa Tenggara. Turki berbatasan dengan Laut Hitam di sebelah utara; Bulgaria di sebelah barat laut; Yunani dan Laut Aegea di sebelah barat; Georgia di timur laut; Armenia, Azerbaijan, dan Iran di sebelah timur; Irak dan Suriah di tenggara; dan Laut Mediterania di sebelah selatan. Laut Marmara yang merupakan bagian dari Turki digunakan untuk menandai batas wilayah benua Eropa dan benua Asia, sehingga Turki dikenal sebagai negara transkontinental.

Bangsa Turki mulai bermigrasi ke daerah yang dinamakan Turki pada abad ke-11. Proses migrasi ini semakin dipercepat setelah kemenangan Seljuk melawan Kekaisaran Bizantium pada pertempuran Manzikert. Beberapa Beylik (Emirat Turki) dan Kesultanan Seljuk Rûm memerintah Anatolia sampai dengan invasi Kekaisaran Mongol. Mulai abad ke-13, beylik-beylik Ottoman menyatukan Anatolia dan membentuk kekaisaran yang daerahnya merambah sebagian besar Eropa Tenggara, Asia Barat, dan Afrika Utara. Setelah Kekaisaran Utsmaniyah runtuh setelah kalah pada Perang Dunia I, sebagian wilayahnya diduduki oleh para Sekutu yang memenangi Perang Dunia I. Mustafa Kemal Atatürk kemudian mengorganisasikan gerakan perlawanan melawan Sekutu. Pada tahun 1923, gerakan perlawanan ini berhasil mendirikan Republik Turki Modern dengan Atatürk menjabat sebagai presiden pertamanya.

paket tour turki

Itinerary Tour Turki 8 Hari

(Istanbul – Bursa – Kusadasi – Pamukkale – Cappadocia – Ankara)

Hari ke‐1 : Jakarta – Istanbul
TK57 CGKIST 2125 0555

  • Para peserta berkumpul di Terminal 3 – Bandara Internasional Soekarno Hatta, 4 Jam sebelum keberangkatan, pukul 17.25 untuk briefing dan proses check in.
  • Perjalanan dilanjutkan menuju Istanbul dengan menggunakan pesawat Turkish Airlines TK 57, take off pukul 21.25 WIB.

Hari ke‐2 : Istanbul – Bursa – Kusadasi (B/L/D)

  • Tiba di Bandara Internasional Istanbul pukul 05.55 waktu setempat, Proses imigrasi dan akan dijemput oleh perwakilan disana, untuk kemudian mengunjungi Green Mosque, Green Tomb & Masjid Ulucami ( Tambahan Tour ke Mt. Uludug HANYA jika Musim Dingin ).
  • Makan siang di Bursa.
  • Setelah makan siang, dilanjutkan perjalanan menuju Kusadasi untuk mengunjungi Masjid Isa Bey.
  • Check in hotel, makan malam dan istirahat.

Catatan : Malam hari Jamaah persiapan packing koper.

Hari ke‐3 : Kusadasi – Pamukkale (B/L/D)

  • Sarapan di Hotel dan persiapan check out, Jamaah kumpul di Lobby pukul 07.00 (on time) untuk kemudian city tour mengunjungi Leather Factory Kusadasi & Ephesus Ancient City.
  • Setelah makan siang, dilanjutkan perjalanan menuju Pamukkale ( terletaknya kota kuno Hierapolis & Cotton Castle zaman Romawi ) yang reruntuhannya berdekatan dengan kota Pamukkale modern dan saat ini terdiri dari sebuah museum arkeologi yang ditunjuk sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.
  • Check in hotel, makan malam dan istirahat.
Baca Juga  Paket Wisata Tour Turki Desember 2021

Catatan : Malam hari Jamaah persiapan packing koper.

Hari ke‐4 : Pamukkale – Konya – Cappadocia (B/L/D)

  • Sarapan di Hotel dan persiapan check out, Jamaah kumpul di Lobby pukul 07.00 (on time) untuk kemudian menuju Caravan Serai (Caravans Serai pada jaman dahulu adalah jalur ramai di tengah – tengah aliran perdagangan, informasi, dan orang‐orang yang meliputi Asia, Afrika Utara dan Eropa Tenggara, terutama di sepanjang Jalan Sutera).
  • Makan siang dan Sholat di Masjid. Setelah itu Jamaah menuju Kota Konya dan mengunjungi Muzium Mevlana Jalaludin Rumi. Melanjutkan perjalanan ke Cappadocia.
  • Check in hotel, makan malam dan istirahat.

Hari ke‐5 : Cappadocia (B/L/D)

  • Tour Optional dan sarapan pagi di hotel. Setelah itu Jamaah akan mengunjungi Goreme Open Air Museum, Uchisar Castle, Devrent Valley, Pasabag / Pigeon Valley, Stone Factory Cappadocia & Handycraft Carpet Factory.
  • Kembali ke hotel, makan malam dan istirahat.

Optional :

  • Hot Air Balloon Usd 250/Pax
  • Jeep Safari & Photo Tour Sunrise Usd 100/Pax

Catatan : Malam hari Jamaah persiapan packing koper.

Hari ke‐6 : Cappadocia – Ankara – Istanbul (B/L/D)

  • Sarapan di Hotel dan persiapan check out, Jamaah kumpul di Lobby pukul 07.00 (on time) untuk kemudian menuju Kota Ankara untuk photostop di Salt Lake / Tuz Golu & Ataturk Mousoleum Ankara.
  • Dilanjutkan perjalanan menuju Istanbul. Check In Hotel. Acara bebas di sekitar Hotel.

Catatan : Malam hari Jamaah persiapan packing koper.

Hari ke‐7 : Istanbul (B/L/D)

  • Sarapan di Hotel dan persiapan check out, Jamaah kumpul di Lobby pukul 07.00 (on time) untuk melakukan perjalanan mengunjungi Hippodrome Square, Masjid Sulthanahment ( Blue Mosque ), Muzium Istana Topkapi (muzium tempat penyimpanan benda–benda peninggalan Rasullullah SAW ), Solat di Masjid Hagia Sophia (Dulunya basilika, masjid, museum & kini Masjid kembali).
  • Dilanjutkan Bosphorus Cruise (perjalanan melintasi selat yang memisahkan Turki bagian Eropa dan bagian Asia) dan acara bebas belanja di Grand Bazzar.
  • Setelah makan malam, bertolak menuju Bandara Internasional Istanbul untuk penerbangan pulang ke Tanah Air. Jamaah diharapkan tiba di Bandara paling lambat pukul 22.15.

Hari ke‐8 : Istanbul – Jakarta
TK56 ISTCGK 0215 1800

  • Melanjutkan penerbangan menuju tanah air dengan pesawat Turkish Airlines TK 56, take off pukul 02.15.
  • In Shaa Allah tiba di Jakarta pukul 18.00 WIB.
  • Berakhirlah perjalanan ini dengan penuh kenangan dan sarat makna religi.
  • Terimakasih atas kepercayaan Jamaah bersama Alindra Haaqeem Travel, Sampai jumpa di program kami berikutnya.

Note: Jadwal Tour dapat berubah mengikuti kondisi saat di lapangan

Harga Paket Tour Turki Sudah Termasuk :

  1. Tiket penerbangan Jakarta – Istanbul – Jakarta dengan Turkish Airlines ( Economy Class )
  2. Akomodasi penginapan sesuai program
  3. Transportasi Bus AC sesuai program
  4. Makan dan Minum sesuai program
  5. Tiket masuk wisata sesuai program
  6. our Guide berbahasa Indonesia dan Supir yang berpengalaman
  7. Mineral water di Bus ( 2 Botol / hari / pax )

Harga Paket Tour Turki Belum termasuk :

  1. Rapid Test di Jakarta ( Pribadi – Hasil dalam Bahasa Inggris )
  2. PCR Test di Istanbul USD 35
  3. Asuransi Perjalanan USD 60
  4. Hot Air Baloon Cappadocia
  5. Biaya kelebihan bagasi pesawat
  6. Pengeluaran pribadi seperti minibar, laundry, telepon, dan sebagainya
  7. Tour tambahan di luar program (optional tour)
  8. Tipping guide dan supir local USD 50/Pax
  9. Biaya pembuatan Visa Turkey USD 45/Pax

Ketentuan Surat Keterangan Hasil PCR/Swab Test :

  • Harus berbahasa Inggris
  • stempel Rumah Sakit
  • Kop Surat Rumah Sakit beserta alamat dan No. Tlp
  • nama dokter yang jelas
  • tanda tangan Dokter
  • Terdapat No Izin Praktek Dokter
  • Terdapat tanggal pengambilan spesimen
  • Diambil max 48 jam sebelum keberangkatan
  • Hasil Max 24 Jam sebelum Check In pesawat
Baca Juga  Sejarah Cappadocia Turki

Kami menyiapkan banyak Paket umroh dan wisata halal Salah satu paket pilihan jamaah indonesia adalah Tour Turki yang saat ini selau banyak peminatnya terutama pada bulan desember saat musim salju dan bulan april saat musim bunga tulip.

Sejarah Kerajaan Turki Usmani

tour turki new normalKerajaan Ottoman Turki Mencapai kejayaan pada abad 16 dan 17. Saat itu cakupan wilayahnya meliputi Eropa (Albania, Azerbaijan, Bosnia-Herzegovina, Bulgaria, Kroasia, Siprus, Yunani, Eritrea, Georgia, Kosovo, Yunani, Rusia, Rumania, Montenegro, Slovenia, Serbia, Ukraina, Slovenia, Moldova, dan sebagian Spanyol), Afrika (Libya, Sudan, Tunisia, Aljazair, Somalia, Mesir, dan lain-lain), serta Asia (Yaman, Irakiran, Palestina, Saudi Arabia, Kuwait, Bahrain, Suriah, Oman, Qatar, Lebanon, dan lain-lain termasuk Indonesia).

Era kejayaan Turki Usmani mulai berkurang saat Perang Rusia pada 1877-1878. Turki mengalami kekalahan dalam perang itu sehingga wilayah Rusia pun lepas. Koalisi Katholik yang dipimpin Philip II juga mampu memukul mundur pasukan Turki Usmani saat bertempur di Lepanto, Laut Mediterania. Bala tentara Tuki Usmani juga takluk oleh pasukan Malta. Kesultanan Turki Usmani sempat bangkit dan mampu memulihkan keadaan sehingga memaksa pasukan Venesia mengadakan perjanjian damai. Turki juga kalah dalam perang melawan Austria. Beberapa wilayah Turki harus diserahkan ke Austria, termasuk Serbia.

Turki pun menandatangani perjanjian untuk tidak melakukan ekspansi lagi ke Eropa pada 1739. Kondisi itu diperburuk karena ada pergolakan di dalam negeri. Pada 1914, Gerakan Nasional Turki yang dipimpin Mustafa Kemal Pasha atau Mustafa Kemal Ataturk mampu menggulingkan pasukan Kesultanan Turki Usmani dalam perang kemerdekaan. Kemal Ataturk lalu membubarkan kesultanan (pada 1 November 1922).

Hal itu mengakibatkan Sultan terakhir (Mahmud VI) meninggalkan negaranya. Republik Turki lalu berdiri pada 29 Oktober 1923 dengan Kemal Ataturk sebagai presiden. Praktis keputusan berdirinya Republik Turki itu mengakhiri masa kesultanan atau kekhalifahan di Turki. Kemal Ataturk juga membubarkan Kekhalifahan Turki Usmani pada 3 Maret 1924. Sejak itu pula ibu kota Turki berpindah dari Istanbul ke Ankara.

Kehidupan agamis rakyat Turki juga berubah menjadi sekuler, yakni memisahkan urusan agama dan masalah kenegaraan/pemerintahan, walau 90 persen penduduknya beragama Islam. Meski ibu kota Turki ada di Ankara, Kota Istanbul yang juga merupakan nama provinsi itu sampai kini tetap menjadi kota terbesar dengan penduduk sekitar 22 juta orang dari seluruhnya sekitar 80 juta warga Turki. Beberapa jejak sejarah kebesaran Kesultanan Turki Usmani tetap kokoh berdiri di Istanbul hingga kini.

Istana Topkapi

Istana Topkapi (Topkapi Palace) atau Topkapi Sarayi merupakan tempat tinggal resmi sultan-sultan dari dinasti Turki Umani selama hampir 400 tahun, sejak 1465-1856. Pada masa 1856 hingga 1924, istana ini hanya menjadi tempat istirahat para sultan. Topkapi memiliki arti dua meriam. Simbol dua meriam itu tampak di samping gerbang masuk istana yag seluruhnya memiliki luas 700.000 m2 dan panjang sekitar 1,4 km. Letak istana persis berada di tepi Laut Marmara. Istana itu dipagari benteng sepanjang 5 km di sisi Laut Marmara. Topkapi dibangun tahun 1459 pada masa pemerintahan Sultan Mahmud II. Ada 35 bagian dari istana tersebut. Antara lain berupa ruang-ruang untuk kerja, menerima tamu, tempat istirahat, perpustakaan-perpustakaan, galeri, masjid, audiensi, ruang para istri, paviliun, tempat pameran, dan sebagainya. Tentu saja ornamen dan interior di dalam istana tergolong mewah.

Setelah masuk gerbang utama ada koridor sepanjang kira-kira 500 m menuju gerbang kedua yang di sisi kiri dan kanan merupakan taman. Pada bagian samping kanan ada kafe dan aneka toko suvenir. Acara-acara kenegaraan juga diselenggarakan di istana. Bagian belakang Topkapi langsung berhubungan dengan laut Marmara. Istana Topkapi sempat mengalami kebakaran pada 1574 di masa Sultan Sulaeman Agung. Keperkasaan Topkapi memudar setelah wilayah Tuski Usmani kian bekurang. Apalagi sejak 1856, Sultan Abdul Mejid I membangun Istana Dolmabahce yang juga berlokasi di pinggir laut. Abdul Mejid kemudian memindahkan kediamannya dari Topkapi ke Dolmabahce di Besiktas. Saat Kemal Attaturk berkuasa, Topkapi diubah menjadi museum hingga kini.

Baca Juga  Sejarah Hagia Sophia Turki

Blue Mosque

Sultan Ahmed I dikenal paling religius. Ia yang mula pertama punya ide membuat masjid untuk menggantikan fungsi Ayasofya (Haga Sophia), bekas gereja yang saat itu berfungsi sebagai masjid. Sultan menugaskan arsitek Mehmed Aga untuk membuat rancang bangun masjid. Sejak 1609 masjid itu dibangun dan selesai pada 1617. Ada rumah kecil untuk sultan dalam kompleks masjid itu. Ada pula madrasah, serta beberapa kios bertingkat untuk toko buku/perpustakaan. Kondisi di dalam ruang utama masjid ini hampir sama dengan Masjid Sulaiman.

Enam menara menghiasai Masjid Sultan Ahmed. Empat menara masing-masing memiliki tiga balkon. Dua menara lainnya memiliki dua balkon. Total seluruhnya ada 16 balkon. Di dalam masjid juga ada kaligrafi karya Ametli Kasim Gubari. Menempati lahan 4.608 m2, lokasi masjid berhadapan dengan Ayasofya. Jumlah jendela kecil yang mengelilingi masjid ini lebih banyak dari Masjid Sulaiman, yakni sebanyak 260. Berdasarkan data sejarah, seluruhnya ada 21.043 keramik untuk interior masjid tersebut. Selain dikelilingi taman, di depan masjid itu juga dipasang beberapa bangku yang biasa menjadi tempat duduk-duduk bagi para turis. Ada pula koridor di kompleks Masjid Sultan Ahmat yang sering menjadi tempat atau arena bazar yang mampu menampung 4.400 kios dengan aneka barang dagangan.

Sultan Ahmed I yang wafat tahun 1617 dimakamkan di kompleks masjid bersama kerabat lainnya. Posisi makam bersebelahan dengan madrasah yang berada di ujung depan arena luar masjid. Kompleks Masjid Sultan Ahmat merupakan kawasan paling ramai di antara bangunan tua lain di Istanbul. Di kawasan ini juga (Sultan Ahmat Square) menjadi lokasi favorit umat Islam untuk ngabuburit beramai-ramai hingga ribuan orang. Saat ini bagian dalam masjid dalam renovasi.

Hagia Sophia

Lokasi Hagia Sophia persis di hadapan Masjid Sultan Ahmed dan berdekatan pula dengan Istana Topkapi. Ayasofya atau Hagia Sophia dibangun oleh Kaisar Konstantinopel (Bizantium) sebagai basilika atau tempat pertemuan. Basilika ini lau beralih fungsi sebagai gereja katedral dengan nama Megala Ekklesia. Pada abad V, nama gereja itu berubah menjadi Divine Wisdom atau Santa Sophia alias Haga Sophia/Ayasofya. Gereja itu sempat dibakar pada tahun 404, namun dibangun kembali oleh Kaisar Theodosius pada 415. Sempat pula dirusak oleh pasukan Nica, gereja itu dibangun lagi atas inisiatif Theodora, istri dari Kaisar Justinianus.

Dinding luar bangunan ini terbuat dari batu bata berlapis dan tebal yang telah disemen/plester. Beberapa bagian luar dinding tampak keropos atau rontok. Namun, bagian dalam gedung terlihat kokoh yang dinding-dindingnya terbuat dari marmer dan saat ini sedang dalam rehabilitasi. Ada empat menara di sekeliling museum. Orna men di dalam museum ini berupa mosaik dari bebe ra pa to koh dalam Injil. Ada mosaik tentang Maria, Yesus, mau pun kaisar-kaisar Johanes, Alexander, dan lain-lain. Pada era kejayaan Kesultanan Turki Usmani, gereja ini beralih fungsi menjadi Masjid Haga Sophia/Ayasofya.

Sultan-sultan Turki Usmani sama sekali tidak merusak bangunan ini. Hanya ada beberapa bagian mosaik yang direkayasa. Gambar Yesus dengan latar belakang salib, misalnya, ditutup agar tak terlihat. Pada bagian dalam dibuat bangunan kecil tempat muazin melakukan azan. Pemandangan paling unik adalah gambar mosaik Maria/Siti Maryam yang berada persis di atas mihrab (tempat imam memimpin salat). Mosaik Maria itu tetap dibiarkan terlihat dan diapit oleh tulisan Allah di sisi kanan dan Muhammad di sisi kiri. Saat pemerintahan Mustafa Kemal Pasha/Kemal Ataturk, fungsi Ayasofya diubah sebagai museum. Konon kini pemerintah Turki akan mengupayakan agar Ayasofya kembali menjadi masjid.

Untuk konsultasi Tour Turki silahkan langsung menghubungi :

Alindra Haqeem Travel
Jl. Haji Samali No.87 E, Kalibata Jakarta Selatan