Paket Umroh Plus Turki 2019 – 2020

//Paket Umroh Plus Turki 2019 – 2020

Paket Umroh Plus Turki 2019 – 2020

Paket Umroh Plus Turki 2019 - 2020

Assalamualaikum Wr. Wb. Paket Umroh Plus Turki 2019 – 2020 bersama Alindra Haqeem Travel telah dibuka pendaftarannya, Alindra Haqeem adalah Travel umroh terpercaya dengan izin PPIU no. 283/2017 merupakan pilihan yang sangat tepat untuk anda agar bisa menjalankan ibadah umroh. Berikut ini kami berikan informasi Jadwal, Harga dan biaya Paket Umroh Plus Turki bersama Alindra Haqeem Travel.

Jadwal Umroh Plus Turki 2019 – 2020

Waktu Paket Harga Lama
23 Desember 2019
Turki  Bursa 31,9 Jt
12 hari
25 Desember 2019
Turki Bursa 36,7 Jt
12 hari
22 Januari 2020
Turki Bursa 30,7 Jt
12 hari
20 Februari 2020
Turki Cappadocia 32,9 Jt
13 hari
Silahkan Wa Kami Untuk Infomasi Lengkap
Hotel
Makkah Madinah Istanbul
Ajyad Makarim / *4 Al Saha / *4 Radisson
Royal Dar El Aiman/ *5 Rawda Royal In / *5 Radisson
Flight
Turkish Airlines

Catatan :

  • Tanpa mengurangi nilai ibadah, jadwal dan harga sewaktu-waktu dapat berubah menyesuaikan kebijakan airlines.
  • Harga Rupiah diatas menggunakan kurs maksimal per 1 $ = Rp. 14,500. Jika dalam perjalanan kurs melebihi Rp. 14,500/1$, maka akan ada penyesuaian harga.

Paket Umroh Termasuk :

  1. Tiket pesawat umroh plus turki ekonomi – internasional PP
  2. Akomodasi hotel yang sudah di sebutkan
  3. Visa umroh ( di luar 2000 SAR )
  4. Makan 3x Sehari selama di Makkah Madinah Istambul
  5. Muthawwif / Mutawwifah
  6. Pendamping dari Travel
  7. Zam Zam 5 liter
  8. Ziarah madinah, makkah , Jeddah dan Istambul
  9. Transportasi Bus Penjemputan , Kepulangan Dan Ziarah
  10. Akomondasi di Istanbul
  11. Visa Turki
  12. Guide Local
  13. Asuransi Perjalanan

Paket Umroh Belum termasuk :

  1. Pembuatan passport
  2. Penambahan nama pada passport yang belum 3 suku kata
  3. Handling dan Perlengkapan Umroh Rp. 1.250.000
  4. Suntik vaksin meningitis / Buku kuning
  5. Kelebihan bagasi
  6. Pengeluaran pribadi seperti laudry, telepon, room service dan minibar
  7. Biaya kursi roda atau biaya rumah sakit ( jika di perlukan )

Anda akan mengunjungi Negeri Seribu Masjid Turki tempat yang paling di minati oleh turis manca negara. Selain keindahan berbagai macam bangunannya daya tarik turki juga didapat dari nilai sejarahnya. Turki memang memiliki sejuta pesona. Tak heran jutaan wisatawan terus berdatangan ke negeri dua benua ini. kami memberikan anda kesempatan buat berwisata muslim dalam mengunjungi berbagai macam objek wisata yang menarik di turki dan bermanfaat buat menambah pengetahuan anda tentang sejarah islam yang tidak luput pula dengan jadwal untuk menunaikan niat suci anda ke tanah suci Mekkah.Paket ini akan menjadi teman Anda bersama keluarga saat menunaikan ibadah Umroh dan berwisata ke Turki, Anda juga akan diajak untuk mengenal sejarah islam di selama di Turki yang merupakan simbol kejayaan Islam melalui Kekaisaran Utsmaniyah Turki dimasa lampau. Paket umroh plus turki yang kami tawarkan sangat hemat dan murah sekali dan fasilitas yang kami sediakan juga sangat baik sekali.

Persyaratan Umroh :

  1. Paspor asli yang sudah 3 suku kata dan masa berlaku 7 bulan sebelum keberangkatan. Contoh : Muhammad Latief Ridwan
  2. Buku kuning / suntik vaksin meningitis
  3. Pas foto warna ukuran 4×6 = 8 lembar beground putih 80% tampak muka,tidak boleh pakai kaca mata , topi dan wanita berjilbab.
  4. Foto Copy KTP
  5. Foto Copy KK
  6. Buku nikah asli bagi pasangan suami istri di bawah 45 tahun
  7. Akte lahir Asli bagi anak yang Ikut orang tua.
  8. Deposit Minimum Rp. 5.000.000,-

Itinerary Paket Umroh Plus Turki 12 Hari

 

Hari ke-1 : Jakarta – IstanbuL Turki
Jamaah Umroh plus turki berkumpul di Sky Lounge Indonesia, 4 Jam sebelum keberangkatan untuk briefing dan proses Check in. Kemudian bersama-sama menuju Terminal 3, perjalanan di lanjutkan menuju Istanbul dengan menggunakan pesawat Turkish Airlines.

Hari ke-2 : Istanbul Turki
Tiba di bandara Istanbul Ataturk, Proses imigrasi dan akan di jemput oleh perwakilan disana. Setelah sarapan, Jamaah mengunjungi Blue Mosque, Hippodrome, Topkapi Palace dan Imperial Treasure. Kemudian dilanjutkan mengunjungi Museum Hagia Sophia, Taksim Square& Istiklal Street. Kembali ke hotel untuk istirahat.

Hari ke-3 : Istanbul – Bursa Turki
Setelah sarapan pagi, Jamaah kumpul di Lobby hotel untuk kemudian city tour menuju Bursa dengan menggunakan Bus. Mengunjungi Uludag Mountain, Grand Mosque, Green Mosque & Tomb, Silk Market. Setelah seharian city tour di Bursa, kemudian kembali ke Hotel di Istanbul untuk istirahat.

Hari ke-4 : Istanbul  Turki – Madinah
Persiapan Check out Hotel, kemudian Jamaah di ajak untuk mengunjungi Ortakoy Village, Bosphorus, belanja di Grand Covered Bazaar. Bertolak menuju Bandara Internasional Ataturk, Jamaah diharapkan tiba di Bandara. Melanjutkan perjalanan menuju Madinah dengan Pesawat Turkish Airlines.
Catatan : Packing-packing, koper diletakkan didepan kamar masing-masing pukul 08:00 pagi.

Hari ke-5 : Madinah
Tiba di Madinah. Setelah proses imigrasi dan pengambilan bagasi jamaah kemudian bertolak menuju Hotel, Check-In dan istirahat. Program istirahat, jamaah dianjurkan untuk memperbanyak ibadah di Masjid Nabawi. Insyaallah ba’da Ashar melakukan Ziarah Masjid Nabawi; ziarah ke Rawdhah, Makam Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, kedua sahabat mulia (Abu Bakar dan Umar Radhiyallaahu Anhuma), dan Pemakaman Baqi’.
Catatan : bagi jamaah wanita, raudah dilaksanakan ba’da isya dengan didampingi mutthowifah.

Hari ke-6 : Madinah
Pagi hari setelah sarapan, pukul 08.00 jamaah berkumpul di Lobby (on time), Mengikuti ziarah mengunjungi Masjid Quba, Masjid Qiblatain, Jabal Uhud, dan Kebun Kurma.
Catatan : Jamaah dalam keadaan berwudhu.

Hari ke-7 : Madinah – Makkah
Persiapan check out hotel. Setelah shalat dzuhur, segera kembali ke hotel untuk makan siang. Check out hotel kemudian bertolak menuju Kota Makkah dengan menggunakan Bus untuk melakukan ibadah umrah (Tawaf, Sa’I, dan Tahallul). Mengambil Miqat di Masjid Bir Ali (Dzulkhulayfah), setelah sholat sunnah kembali ke Bus untuk berniat Umrah yang akan di pandu oleh Pembimbing. Tiba di Makkah kemudian check in hotel, makan malam.
Catatan :
Packing-packing, koper diletakkan didepan kamar masing-masing pukul 08:00 pagi. Ingat jamaah dalam keadaan ihram.

Hari ke-8 : Makkah
Program istirahat. Acara bebas, jamaah dianjurkan untuk memperbanyak ibadah di Masjidil Haram (tilawah Al-Quran, shalat Sunnah, tawaf sunnah).

Hari ke-9 : Makkah
Program istirahat. Acara bebas, jamaah dianjurkan untuk memperbanyak ibadah di Masjidil Haram (tilawah Al-Quran, shalat Sunnah, tawaf sunnah).

Hari ke-10 : Makkah
Pagi hari setelah sarapan, pukul 08.00 jamaah berkumpul di Lobby (on time), melakukan ziarah kota Makkah mengunjungi Jabal Tsur, Arafah, Jabal Rahmah, Muzdalifah, Mina, dan Jabal Nur (Gua Hira).

Hari ke-11 : Makkah – Jeddah – Istanbul
Thawaf wada setelah shalat subuh. Jama’ah kumpul di Lobby untuk check out hotel kemudian bertolak menuju Bandara Internasional Jeddah, King Abdul Aziz untuk penerbangan pulang menuju tanah air. Dalam perjalanan akan mengunjungi Museum Al Amoudy (conditioning), Melintasi Masjid Qishos (tempat Pelaksanaan Hukum di Saudi), Melintasi Maqbaroh Hawa (Makam Saidatina Hawa, istri Nabi Adam As), dan Balad atau Corneis. Jamaah diharapkan tiba dibandara 4 jam sebelum keberangkatan, maksimal tiba di Bandara kurang lebih pukul 14.00 WSA. Perjalanan dilanjutkan menuju bandara, untuk penerbangan pulang menuju tanah air dengan menggunakan pesawat Turkish Airlines. Transit terlebih dahulu di Istanbul.
Catatan : Packing-packing, koper diletakkan didepan kamar masing-masing sebelum berangkat ke Masjid untuk shalat subuh.

Hari ke-12 : Istanbul Turki – Jakarta
Transfer menuju Bandara Attaturk, Istanbul untuk penerbangan pulang menuju tanah air dengan pesawat Turkish Airlines. In Shaa Allah tiba di Jakarta. Selesailah umrah anda bersama AHT. Semoga menjadi umroh yang mabrur. Aamiin.  Acara Ibadah Umrah plus turki selesai dan semoga Ibadah Umrah anda diterima Allah SWT dan terima kasih telah bergabung bersama Kami Alindra Haqeem Travel. Sampai Jumpa di Paket Umroh kami yang akan datang.

Itinerary Umroh Plus Turki Cappadocia 13 hari

 

Hari ke-1 : Jakarta – Istanbul Turki
TK57 CGKIST 2100 0500+1
Jamaah Umroh plus turki Cappadocia berkumpul di Sky Lounge Indonesia, 4 Jam sebelum keberangkatan paling lambat pukul 17.00 WIB untuk briefing dan proses Check in. Kemudian bersama-sama menuju Terminal 3, perjalanan dilanjutkan menuju Istanbul dengan menggunakan pesawat Turkish Airlines TK 57, take off pukul 21.00 WIB.

Hari ke-2 : Istanbul – Cappadocia Turki
Tiba di Bandara Istanbul, Attaturk pukul 05.00 waktu setempat. Proses imigrasi dan akan di jemput oleh perwakilan kami untuk melanjutkan perjalanan menuju Cappadocia dengan menggunakan Pesawat. Makan siang di Restaurant Lokal. Setelah makan siang, mengunjungi Salt Lake. Dilanjutkan menuju Cappadocia. Setibanya di Cappadocia, Check in hotel dan istirahat. Acara Bebas.

Hari ke-3 : Cappadocia Turki
Sarapan pagi di hotel. Setelah sarapan, city tour naik Balon Udara (optional), Underground city, Pasabag Valley, Turquose Jellewery. Makan siang di restoran lokal. Tour dilanjutkan dengan mengunjungi Pigeon Valley, kerajinan tangan khas Turki, Uchisar Citadel, dan Pabrik Karpet. Kembali ke hotel, makan malam dan istirahat.
Catatan: Malam hari persiapan packing-packing koper

Hari ke-4: Cappadocia – Istanbul Turki
Sarapan pagi di hotel. Setelah sarapan, perjalanan dilanjutkan menuju Istanbul dengan pesawat. Makan siang di restoran, mengunjungi Bosphorus Cruise, Ayyub Al Anshari Mosque + Thomb. Check in hotel dan istirahat.

Hari ke-5 : Istanbul – Madinah
TK98 ISTMED 2310 0235+1
Sarapan pagi di hotel. Setelah sarapan, City tour dengan mengunjungi Leather Factory Outlet, Topkapi Palace. Makan siang di restoran lokal. Dilanjutkan mengunjungi Hagia Sophia Museum, Blue Mosque, Hippodrome, Gand Covered Bazar, Taksim Square. Perjalanan dilanjutkan menuju bandara, untuk penerbangan menuju Madinah dengan menggunakan pesawat Turkish Airlines TK 93, take off pukul 18.00 WSA.
Catatan: Malam hari persiapan packing-packing koper

Hari ke-6 : Madinah
Tiba di Madinah pukul 02.35 WSA. Setelah proses imigrasi dan pengambilan bagasi jamaah kemudian bertolak menuju Hotel, Check-In dan istirahat. Melakukan Ziarah Masjid Nabawi; ziarah ke Rawdhah, Makam Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, kedua sahabat mulia (Abu Bakar dan Umar Radhiyallaahu Anhuma), dan Pemakaman Baqi’.
Catatan : bagi jamaah wanita, raudah dilaksanakan ba’da isya dengan didampingi mutthowifah.

Hari ke-7 : Madinah
Pagi hari setelah sarapan, pukul 08.00 jamaah berkumpul di Lobby (on time), Mengikuti ziarah mengunjungi Masjid Quba, Masjid Qiblatain, Jabal Uhud, dan Kebun Kurma.
Catatan : Jamaah dalam keadaan berwudhu.

Hari ke-8 : Madinah – Makkah
Persiapan check out hotel dan shalat dzuhur berjamaah di Masjdil Nabawi. Setelah shalat, segera kembali ke hotel untuk makan siang. Check out hotel kemudian bertolak menuju Kota Makkah dengan menggunakan Bus untuk melakukan ibadah umrah (Tawaf, Sa’I, dan Tahallul). Mengambil Miqat di Masjid Bir Ali (Dzulkhulayfah), setelah sholat sunnah kembali ke Bus untuk berniat Umrah yang akan di pandu oleh Pembimbing. Tiba di Makkah kemudian check in hotel, makan malam.
Catatan :
1. Koper diletakkan didepan kamar masing-masing pukul 07:00 pagi.
2. Jamaah keluar hotel sudah ber- ihram.
3. Shalat dzuhur di jama’ dengan sholat ashar

Hari ke-9 : Makkah
Program istirahat. Acara bebas, jamaah dianjurkan untuk memperbanyak ibadah di Masjidil Haram (tilawah Al-Quran, shalat Sunnah, tawaf sunnah).

Hari ke-10 : Makkah
Pagi hari setelah sarapan, pukul 07.00 jamaah berkumpul di Lobby (on time), melakukan ziarah kota Makkah mengunjungi Jabal Tsur, Arafah, Jabal Rahmah, Muzdalifah, Mina, dan Jabal Nur (Gua Hira).

Hari ke-11 : Makkah
Program istirahat. Acara bebas, jamaah dianjurkan untuk memperbanyak ibadah di Masjidil Haram (tilawah Al-Quran, shalat Sunnah, tawaf sunnah).

Hari ke-12 : Makkah – Jeddah – Istanbul Turki
TK93 JEDIST 1800 2205
Thawaf wada setelah shalat subuh. Pukul 09.00 WSA, Jama’ah kumpul di Lobby untuk check out hotel kemudian bertolak menuju Bandara Internasional Jeddah, King Abdul Aziz untuk penerbangan pulang menuju tanah air. Dalam perjalanan akan mengunjungi Museum Al Amoudy (conditioning), Melintasi Masjid Qishos (tempat Pelaksanaan Hukum di Saudi), Melintasi Maqbaroh Hawa (Makam Saidatina Hawa, istri Nabi Adam As), dan Balad atau Corneis. Jamaah diharapkan tiba dibandara 4 jam sebelum keberangkatan, maksimal tiba di Bandara kurang lebih pukul 14.00 WSA. Perjalanan dilanjutkan menuju bandara, untuk penerbangan menuju Istanbul (Transit) dengan menggunakan pesawat Turkish Airlines TK 93, take off pukul 18.00 WSA.
Catatan : Packing-packing, koper diletakkan didepan kamar masing-masing sebelum berangkat ke Masjid untuk shalat subuh.

Hari ke-13 : Istanbul Turki – Jakarta
TK56 ISTCGK 0240 1800
Penerbangan menuju Jakarta dengan menggunakan pesawat Turkish Airlines, take off pukul 02.40. In Shaa Allah tiba di Jakarta pukul 18.00. Selesailah umrah plus cappadocia anda bersama AHT. Semoga menjadi umroh yang mabrur. Aamiin. Selesailah umrah anda bersama Alindra Haqeem Travel. Semoga menjadi umroh yang mabrur. Aamiin.

Catatan :

Biaya, Akomodasi dan Itinerary dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya sesuai dengan keadaan yang berlaku tanpa mengurangi nilai ibadah.

Peninggalan Kesultanan Turki Usmani

Dalam Umroh Turki anda akan di ajak untuk lebih mengenal Kesultanan Turki Usmani atau Kesultanan Usmaniyah pernah menjadi kekuatan utama dunia. Wilayahnya mencakup sepertiga luas dunia. Kecuali benua Amerika Serikat, wilayah kekuasaan Kesultanan Turki Usmani yang resminya bernama Negara Agung Usmaniyah itu meliputi sebagian daratan Eropa, Afrika, dan Asia. Pendiri Kesultanan Turki Usmani adalah Usman Bey (dari suku Turki) pada 1299-1326 Masehi. Saat itu, pemerintahannya masih berbentuk kekaisaran. Sebagai kekaisaran kecil dan dalam upaya memperluas dukungan, sang kaisar sengaja memindahkan ibu kota agar pengaruhnya bisa kian meluas.

Semula di Sogut, lalu pindah ke Bursa, Adrianopel, hingga akhirnya menetapkan Konstantinopel sebagi ibu kota. Nama Konstantinopel -ibu kota Byzantium- kemudian berubah menjadi Istanbul. Wilayah Konstantinopel pada mulanya merupakan bagian dari kekuasaan Kekaisaran Romawi atau Byzantium. Setelah Kaisar Mahmud II mampu menaklukkan Konstantinopel pada 1453, sejak itu pula bentuk kekaisaran berubah menjadi kesultanan.

Negara-negara Eropa menyebutkan sebagai Kekaisaran Ottoman atau Dinasti Turki Usmani. Wilayah kekuasaan Kesultanan Turki Usmani pun terus berkembang seiring kedigdayaan pemerintahannya. Kesultanan Turki Usmani mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Sultan Sulaiman Agung pada abad 16 dan 17. Saat itu cakupan wilayahnya meliputi Eropa (Albania, Azerbaijan, Bosnia-Herzegovina, Bulgaria, Kroasia, Siprus, Yunani, Eritrea, Georgia, Kosovo, Yunani, Rusia, Rumania, Montenegro, Slovenia, Serbia, Ukraina, Slovenia, Moldova, dan sebagian Spanyol), Afrika (Libya, Sudan, Tunisia, Aljazair, Somalia, Mesir, dan lain-lain), serta Asia (Yaman, Irak iran, Palestina, Saudi Arabia, Kuwait, Bahrain, Suriah, Oman, Qatar, Lebanon, dan lain-lain termasuk Indonesia).

Era kejayaan Turki Usmani mulai berkurang saat Perang Rusia pada 1877-1878. Turki mengalami kekalahan dalam perang itu sehingga wilayah Rusia pun lepas. Koalisi Katholik yang dipimpin Philip II juga mampu memukul mundur pasukan Turki Usmani saat bertempur di Lepanto, Laut Mediterania. Bala tentara Tuki Usmani juga takluk oleh pasukan Malta. Kesultanan Turki Usmani sempat bangkit dan mampu memulihkan keadaan sehingga memaksa pasukan Venesia mengadakan perjanjian damai. Turki juga kalah dalam perang melawan Austria. Beberapa wilayah Turki harus diserahkan ke Austria, termasuk Serbia.

Turki pun menandatangani perjanjian untuk tidak melakukan ekspansi lagi ke Eropa pada 1739. Kondisi itu diperburuk karena ada pergolakan di dalam negeri. Pada 1914, Gerakan Nasional Turki yang dipimpin Mustafa Kemal Pasha atau Mustafa Kemal Ataturk mampu menggulingkan pasukan Kesultanan Turki Usmani dalam perang kemerdekaan. Kemal Ataturk lalu membubarkan kesultanan (pada 1 November 1922).

Hal itu mengakibatkan Sultan terakhir (Mahmud VI) meninggalkan negaranya. Republik Turki lalu berdiri pada 29 Oktober 1923 dengan Kemal Ataturk sebagai presiden. Praktis keputusan berdirinya Republik Turki itu mengakhiri masa kesultanan atau kekhalifahan di Turki. Kemal Ataturk juga membubarkan Kekhalifahan Turki Usmani pada 3 Maret 1924. Sejak itu pula ibu kota Turki berpindah dari Istanbul ke Ankara.

Kehidupan agamis rakyat Turki juga berubah menjadi sekuler, yakni memisahkan urusan agama dan masalah kenegaraan/pemerintahan, walau 90 persen penduduknya beragama Islam. Meski ibu kota Turki ada di Ankara, Kota Istanbul yang juga merupakan nama provinsi itu sampai kini tetap menjadi kota terbesar dengan penduduk sekitar 22 juta orang dari seluruhnya sekitar 80 juta warga Turki. Beberapa jejak sejarah kebesaran Kesultanan Turki Usmani tetap kokoh berdiri di Istanbul hingga kini.

Tempat Wisata Umroh Plus Turki

Turki, negeri yang menawarkan sejuta keindahan Alam dan peninggalan bersejarah. Tidak heran, negara Bunga Tulip ini menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan mancanegara, termasuk para jamaah umroh. Selain beribadah umroh ke tanah suci, banyak jamaah yang mendambakan dapat berwisata edukasi ke Turki. mengagumi kebesaran kekuasaan kekaisaran di Ottoman, melihat peninggalan Nabi Muhammad SAW dan para sahabat serta menikmati keindahan Istanbul Turki, dan berkunjung ke tempat-tempat bersejarah peradaban Islam dan diakhiri dengan berumroh ke tanah suci. Berikut ini peninggal disnati turki ottoman dan merupakan Destinasi wisata favorite di Istanbul Turki

Istana Topkapi Turki

Istana Topkapi Turki (Topkapi Palace) atau Topkapi Sarayi merupakan tempat tinggal resmi sultan-sultan dari dinasti Turki Umani selama hampir 400 tahun, sejak 1465-1856. Pada masa 1856 hingga 1924, istana ini hanya menjadi tempat istirahat para sultan. Topkapi memiliki arti dua meriam. Simbol dua meriam itu tampak di samping gerbang masuk istana yag seluruhnya memiliki luas 700.000 m2 dan panjang sekitar 1,4 km. Letak istana persis berada di tepi Laut Marmara. Istana itu dipagari benteng sepanjang 5 km di sisi Laut Marmara. Topkapi dibangun tahun 1459 pada masa pemerintahan Sultan Mahmud II. Ada 35 bagian dari istana tersebut. Antara lain berupa ruang-ruang untuk kerja, menerima tamu, tempat istirahat, perpustakaan-perpustakaan, galeri, masjid, audiensi, ruang para istri, paviliun, tempat pameran, dan sebagainya. Tentu saja ornamen dan interior di dalam istana tergolong mewah.

Setelah masuk gerbang utama ada koridor sepanjang kira-kira 500 m menuju gerbang kedua yang di sisi kiri dan kanan merupakan taman. Pada bagian samping kanan ada kafe dan aneka toko suvenir. Acara-acara kenegaraan juga diselenggarakan di istana. Bagian belakang Topkapi langsung berhubungan dengan laut Marmara. Istana Topkapi sempat mengalami kebakaran pada 1574 di masa Sultan Sulaeman Agung. Keperkasaan Topkapi memudar setelah wilayah Tuski Usmani kian bekurang. Apalagi sejak 1856, Sultan Abdul Mejid I membangun Istana Dolmabahce yang juga berlokasi di pinggir laut. Abdul Mejid kemudian memindahkan kediamannya dari Topkapi ke Dolmabahce di Besiktas. Saat Kemal Attaturk berkuasa, Topkapi diubah menjadi museum hingga kini.

Galata Tower Turki

Seperti namanya, ini merupakan menara pengintai. Dengan tinggi sekitar 65 m dan keliling 16 m, menara yang berada di distrik Galata ini dibangun pada 1348. Berada di tepi laut, bila berdiri di lantai atas menara ini maka petugas istana akan bisa melihat setiap pergerakan kapal tamu atau musuh yang akan masuk Laut Marmara. Menara ini terdiri atas 9 lantai. Selain menjadi tempat melihat suasana Kota Istanbul, di lantai 9 kini juga berubah menjadi resto. Lantai lain dari menara ini juga difungsikan untuk kepentingan yang menunjang aktivitas wisata.

Pada masa Sultan Selim III tahun 1794, Menara Galata Turki sempat terbakar. Kebakaran serupa pernah terjadi pada 1831 namun bisa kembali diperbaiki. Menara juga sempat rusak saat ada gempa di era Sltan Bayezit II. Berdasarkan legenda yang ada, saat kekuasaan Sultan Murad IV, ada seorang bernama Hezarfen Amet Celebi yang nekat terbang dari atas Menara Galata dengan menggunakan sayap buatan. Celebi mampu terbang sejauh 6 km dan mendarat di wilayah Uskudar yang merupakan perbatasan antara wilayah Asia dan Eropa. Sultan yang semula hendak memberikan penghargaan pada Celebi malah berubah pikiran dan justru mengucilkan pria ini ke Aljazair.

Istana Baylerbeyi Turki

Istana Baylerbeyi Turki ini berada di dekat Jembatan Bosphorus (Jembatan Fatih Sultan Mehmet) sepanjang 1,5 km yang membelah Selat Bosphorus. Istana ini dibangun oleh Sultan Abdulazis antara tahun 1861 hingga 1864. Bangunan megah ini merupakan tempat menerima tamu negara atau guest house. Untuk ukuran pada masa itu, bangunan Istana Baylerbeyi sangatlah mewah. Interior di dalamnya bercita rasa tinggi. Ornamennya sangat indah dengan bahan marmer dan keramik yang berasal dari beberapa negara Eropa. Istana ini terdiri atas enam ruang utama (untuk rapat dan audiensi) serta 23 ruang lainnya.

Selain ruang tidur dan kamar mandi, ada ruang bersantai, ruang pribadi sultan, ruang keluarga, dan lain-lain sebagaimana layaknya istana. Untuk memasuki istana ini, pengunjung harus memakai sarung sepatu terbuat dari plastik agar lantai ruangan tetap terjaga kebersihannya. Setiap lantai selalu dilapisi karpet. Baylerbayi berarti dewanya para dewa. Arsitek istana ini adalah Sarkis Balyan. Saat itu, istana yag terdiri atas tiga lantai ini jauh lebih mewah dan megah dari kebanyakan bangunan lain di Eropa. Kini istana ini juga berfungsi sebagai museum.

Masjid Sulaiman Turki

Ini masjid merupakan persembahan Sultan Agung Sulaiman. Dibangun pada tahun 1550, masjid yang diarsiteki Mimar Sinan dan berada di tepi Laut Marmara ini rampung pada 1557. Area masjid luasnya sekitar 4.284m2. Selain kubah utama, juga terdapat empat menara. Tinggi kubah sekitar 53 m. Ruang utama dalam masjid mampu menampung sekitar 5.000 jamaah. Di luar masih ada ruang terbuka untuk salat yang bisa menampung sekitar 1.000 jamaah. Area masjid dikelilingi dinding tembok yang kokoh.

Di kawasan kompleks masjid itu terdapat makam sultan dan istrinya, sekolah dasar, serta madrasah. Sekolah itu sebagian digunakan sebagai Perpustakaan Sulaiman. Ada pula sekolah medis (kedokteran) yang sekarang telah berubah fungsi menjadi apotek. Di depan apotek ada kantor percetakan militer. Dinding bangunan dalam masjid begitu kokoh dilapisi marmer. Di sepanjang dinding balkon bagian dalam dikelilingi lampu kecil yang jumlahnya ribuan. Di tengah-tengah ruang jamaah ada lampu gantung melingkar yang jumlahnya mencapai ratusan lampu kecil. Lampu gantung itu terdiri atas tiga lapis lingkaran.

Masjid itu juga dirancang untuk terbuka terhadap sinar matahari dari luar. Ada jendela ditutup kaca cerah kecil sebanyak 138 buah yang memungkinkan sinar matahari masuk ke ruang utama masjid. Dinding mihrab (tempat imam memimpin shalat) dihiasi rona biru. Selain dari sekitar Istanbul, marmer bahan material untuk mihrab diambilkan dari Alexandria, Mesir.

Masjid Biru Sultan Ahmed Turki

Sultan Ahmed I Turki dikenal paling religius. Ia yang mula pertama punya ide membuat masjid untuk menggantikan fungsi Ayasofya (Haga Sophia), bekas gereja yang saat itu berfungsi sebagai masjid. Sultan menugaskan arsitek Mehmed Aga untuk membuat rancang bangun masjid. Sejak 1609 masjid itu dibangun dan selesai pada 1617. Ada rumah kecil untuk sultan dalam kompleks masjid itu. Ada pula madrasah, serta beberapa kios bertingkat untuk toko buku/perpustakaan. Kondisi di dalam ruang utama masjid ini hampir sama dengan Masjid Sulaiman.

Enam menara menghiasai Masjid Sultan Ahmed atau oleh banyak turis lebih populer dengan nama blue mosque atau masjid biru. Empat menara masing-masing memiliki tiga balkon. Dua menara lainnya memiliki dua balkon. Total seluruhnya ada 16 balkon. Di dalam masjid juga ada kaligrafi karya Ametli Kasim Gubari. Menempati lahan 4.608 m2, lokasi masjid berhadapan dengan Ayasofya. Jumlah jendela kecil yang mengelilingi masjid ini lebih banyak dari Masjid Sulaiman, yakni sebanyak 260. Berdasarkan data sejarah, seluruhnya ada 21.043 keramik untuk interior masjid tersebut. Selain dikelilingi taman, di depan masjid itu juga dipasang beberapa bangku yang biasa menjadi tempat duduk-duduk bagi para turis. Ada pula koridor di kompleks Masjid Sultan Ahmed yang sering menjadi tempat atau arena bazar yang mampu menampung 4.400 kios dengan aneka barang dagangan.

Sultan Ahmed I yang wafat tahun 1617 dimakamkan di kompleks masjid bersama kerabat lainnya. Posisi makam bersebelahan dengan madrasah yang berada di ujung depan arena luar masjid. Kompleks Masjid Sultan Ahmed merupakan kawasan paling ramai di antara bangunan tua lain di Istanbul. Di kawasan ini juga (Sultan Ahmat Square) menjadi lokasi favorit umat Islam untuk ngabuburit beramai-ramai hingga ribuan orang.

Hagia Sophia Turki

Lokasi Hagia Sophia Turki persis di hadapan Masjid Sultan Ahmed dan berdekatan pula dengan Istana Topkapi. Ayasofya atau Hagia Sophia dibangun oleh Kaisar Konstantinopel (Bizantium) sebagai basilika atau tempat pertemuan. Basilika ini lau beralih fungsi sebagai gereja katedral dengan nama Megala Ekklesia. Pada abad V, nama gereja itu berubah menjadi Divine Wisdom atau Santa Sophia alias Haga Sophia/Ayasofya. Gereja itu sempat dibakar pada tahun 404, namun dibangun kembali oleh Kaisar Theodosius pada 415. Sempat pula dirusak oleh pasukan Nica, gereja itu dibangun lagi atas inisiatif Theodora, istri dari Kaisar Justinianus.

Dinding luar bangunan ini terbuat dari batu bata berlapis dan tebal yang telah disemen/plester. Beberapa bagian luar dinding tampak keropos atau rontok. Namun, bagian dalam gedung terlihat kokoh yang dinding-dindingnya terbuat dari marmer dan saat ini sedang dalam rehabilitasi. Ada empat menara di sekeliling museum. Orna men di dalam museum ini berupa mosaik dari bebe ra pa to koh dalam Injil. Ada mosaik tentang Maria, Yesus, mau pun kaisar-kaisar Johanes, Alexander, dan lain-lain. Pada era kejayaan Kesultanan Turki Usmani, gereja ini beralih fungsi menjadi Masjid Haga Sophia/Ayasofya.

Sultan-sultan Turki Usmani sama sekali tidak merusak bangunan ini. Hanya ada beberapa bagian mosaik yang direkayasa. Gambar Yesus dengan latar belakang salib, misalnya, ditutup agar tak terlihat. Pada bagian dalam dibuat bangunan kecil tempat muazin melakukan azan. Pemandangan paling unik adalah gambar mosaik Maria/Siti Maryam yang berada persis di atas mihrab (tempat imam memimpin salat). Mosaik Maria itu tetap dibiarkan terlihat dan diapit oleh tulisan Allah di sisi kanan dan Muhammad di sisi kiri. Saat pemerintahan Mustafa Kemal Pasha/Kemal Ataturk, fungsi Ayasofya diubah sebagai museum. Konon kini pemerintah Turki akan mengupayakan agar Ayasofya kembali menjadi masjid.

Untuk konsultasi Umroh Plus Turki silahkan langsung menghubungi :

Alindra Haqeem Travel
Jl. Haji Samali No. 87 E, Pasar Minggu Jakarta Selatan
(021) 2753 1234

Siti Nurhayati

By | 2019-11-14T10:32:27+00:00 June 20th, 2019|umroh plus turki|Comments Off on Paket Umroh Plus Turki 2019 – 2020
Hubungi CS Alindra Haqeem