Menikah di Masjid Nabawi Madinah merupakan impian banyak pasangan Muslim yang ingin menggabungkan ibadah umroh dengan momen sakral pernikahan di tanah suci. Artikel ini membahas secara lengkap syarat, prosedur, hingga tata cara pelaksanaan akad nikah di Masjid Nabawi Madinah tahun 2026 berdasarkan aturan resmi dan praktik yang berlaku bagi jamaah Indonesia.
Syarat dan tata cara nikah di Masjid Nabawi Madinah menjadi informasi penting bagi pasangan Muslim yang ingin melaksanakan akad di tanah suci. Pada tahun 2026, pelaksanaan pernikahan di Masjid Nabawi tetap mengikuti aturan resmi dari otoritas Arab Saudi serta ketentuan syariat Islam yang berlaku. Calon pengantin wajib menyiapkan dokumen seperti KTP, paspor, kartu keluarga, dan surat status pernikahan sebagai syarat administrasi utama. Selain itu, kehadiran wali nikah yang sah serta dua orang saksi Muslim juga menjadi bagian penting dalam proses akad.
Tata cara pelaksanaan nikah biasanya dimulai dari pengajuan melalui travel umroh resmi yang berpengalaman dalam mengurus izin akad di Masjid Nabawi. Setelah dokumen diverifikasi, pihak travel akan membantu mengatur jadwal serta koordinasi dengan otoritas setempat. Prosesi akad dilakukan di area yang telah diizinkan dengan suasana khidmat dan penuh keberkahan, disaksikan oleh wali, saksi, serta petugas yang berwenang.
Menikah di Masjid Nabawi Madinah bukan hanya sah secara syariat, tetapi juga memberikan pengalaman spiritual yang mendalam bagi pasangan. Oleh karena itu, memahami syarat dan tata cara nikah di Masjid Nabawi Madinah (Panduan Lengkap 2026) sangat penting agar proses berjalan lancar, tertib, dan sesuai aturan yang berlaku di tanah suci.
Syarat Dan Tata Cara Akad Nikah di Masjid Nabawi Madinah 2026
Syarat nikah di Masjid Nabawi Madinah 2026 merupakan ketentuan yang harus dipenuhi oleh pasangan yang ingin melaksanakan akad nikah di area Masjid Nabawi, Madinah. Syarat ini mencakup aspek syariat Islam dan aturan resmi dari pemerintah Arab Saudi. Berikut persyaratannya:
Persyaratan Dan Tata Cara Nikah Di Masjidil Haram Mekah
- Menyerahkan formulir model N1 s.d. N5 (calon suami dan isteri);
- Surat keterangan hubungan wali dari Lurah/Kepala Desa;
- Surat kuasa Wali, jika Wali berhalangan hadir dengan mencantumkan nama 2 orang Saksi dan mas kawin dan ditandatangani di atas materai;
- Rekomendasi Nikah dari KUA setempat;
- Rekomendasi Nikah dari Travel Umrah;
- Rekomendasi Nikah dari Orang Tua calon pengantin untuk menumpang nikah di wilayah KJRI Jedddah;
- fotokopi Akta cerai yang sudah dilegalisasi KUA setempat (untuk calon pengantin yang sudah pernah menikah);
- Surat Izin dari majikan/Perusahaan (bagi calon pengantin berstatus Pekerja Migran Indonesia/PMI);
- fotokopi Paspor, Iqamah, Akta Lahir, KK, KTP dan Ijazah terakhir;
- Pasfoto ukuran 2×3 dan 4×6 sebanyak 4 lembar dengan latar belakang warna biru (calon suami dan isteri);
- surat keterangan berkelakuan baik;
- Untuk Pernikahan WNI dengan WNA selain persyaratan diatas, agar melampirkan surat izin untuk menikah dari Perwakilan negara setempat dan surat izin menikah dari isteri pertama jika calon suami mempunyai isteri lebih dari satu;
- Khusus untuk calon suami WN Arab Saudi selain persyaratan di atas, agar melampirkan Surat Persetujuan (Muwafaqah) dari Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi;
- Mengisi dan menandatangani aplikasi Permohonan;
- Membayar biaya akad nikah sebesar SR 7000-8000;
- Persyaratan harus sudah lengkap 10 hari sebelum acara pelaksanaan.
Itinerary Umroh Akad Nikah Di Masjidil Haram 2026
Hari-1 : JAKARTA – JEDDAH – MADINAH
Jamaah diminta hadir 4 jam sebelum jadwal keberangkatan di Lounge Hotel Swiss-Bel untuk titik kumpul. Selanjutnya akan diadakan sesi briefing bersama tim handling Haqeem Travel sebagai persiapan sebelum perjalanan. Setelah itu, jamaah diarahkan menuju bandara menggunakan shuttle bus dari hotel untuk pembagian paspor, tiket boarding pass, proses profiling, serta check-in.
Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Jeddah dengan penerbangan Saudi Airlines dan tiba di Bandara King Abdulaziz. Setibanya di sana, jamaah akan menjalani proses imigrasi, kemudian melanjutkan perjalanan menuju hotel di Madinah untuk check-in dan beristirahat.
Hari-2 : MADINAH
Pada pagi hari, insya Allah jamaah dijadwalkan untuk berkunjung ke makam Rasulullah SAW, makam para sahabat, serta Raudhah (taman surga) yang berada di dalam Masjid Nabawi, dengan waktu kunjungan menyesuaikan izin (tasreh) yang telah ditentukan. Setelah shalat Ashar, agenda dilanjutkan dengan ziarah ke area sekitar Masjid Nabawi, seperti Tsaqifah Bani Saidah, Masjid Ghomamah, Masjid Abu Bakar, Masjid Ali, Pemakaman Baqi, serta melihat Kubah Hijau yang menaungi makam Nabi Muhammad SAW, Abu Bakar, dan Umar bin Khattab. Selama di Madinah, jamaah dianjurkan untuk memperbanyak ibadah wajib maupun sunnah di Masjid Nabawi.
Hari-3 : MADINAH
Paginya setelah sarapan, jamaah akan melaksanakan Ziarah kota Madinah diantaranya Masjid Quba, Kebun Kurma, Pegunungan Uhud, Masjid Sab’ah, dan Masjid Qiblatain.
Catatan : Malam hari jamaah persiapan packing koper untuk check out besok menuju Makkah.
Hari-4 : MADINAH – MAKKAH
Setelah sarapan, Jamaah bersiap-siap untuk melanjutkan perjalanan menuju kota Makkah. Kita akan mampir ke Masjid Bir ‘Ali untuk mengambil Miqot Umroh, berpakaian ihrom & mandi ihram di Hotel, melaksanakan sholat ihram di Masjid Bir ‘Ali kemudian dilanjutkan melafazkan niat umroh bersama di pimpin oleh Muthawif / Tour Guide. Selama perjalanan ke kota Makkah disunahkan Jamaah perbanyak membaca Talbiyah. Setibanya di Makkah, dan check in hotel, jamaah akan diarahkan untuk menyimpan barang-barang di kamar hotel, kemudian langsung melaksanakan Umroh.
Hari-5 : MAKKAH
Acara bebas, Jamaah memperbanyak ibadah wajib & Sunnah di Masjidil Harom.
Hari 6 : MAKKAH
Paginya setelah sarapan, Jamaah akan melaksanakan Ziarah Kota Makkah diantaranya mengunjungi tempat kelahiran Nabi Muhammad SAW, Jabal Tsur, Jabal Rahmah, Arofah Masjid Namiroh, Muzdalifah, Mina, Jabal Qurban, Jabal Nur dan berkunjung ke Ja’ronah.
Hari-7 : MAKKAH
Acara bebas, Jamaah memperbanyak ibadah wajib & Sunnah di Masjidil Harom.
Catatan : Malam hari jamaah persiapan packing koper untuk check out besok menuju Indonesia
Hari-8 : MAKKAH – JEDDAH
Setelah sholat Subuh, Jamaah akan melaksanakan Tawaf Wada. Setelahnya Jamaah persiapan untuk check out hotel. Dilanjutkan dengan perjalanan menuju Bandara King Abdul Aziz.
Hari-9 : JEDDAH – JAKARTA
Setelah sampai Bandara, Jamaah akan melakukan proses check in dan akan melajutkan perjalanan menuju Bandara Soekarno Hatta dengan maskapai Saudi Airlines. In Shaa Allah akan tiba di Jakarta dan selesailah perjalanan umrah Anda bersama Haqeem Travel. Semoga menjadi umroh yang mabrur serta diberikan Kesehatan. Aamiin.

