Estimasi biaya Haji Plus dan Haji Khusus dalam rupiah dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti fasilitas hotel, maskapai, dan layanan selama di Mekkah dan Madinah. Program ini menjadi pilihan jamaah karena masa tunggu lebih singkat dibanding haji reguler serta pelayanan lebih nyaman dan terarah. Fasilitas yang didapat biasanya meliputi akomodasi dekat Masjidil Haram, transportasi, konsumsi, tiket pesawat, dan bimbingan ibadah.
Melalui Alindra Haqeem Travel yang berizin resmi PPIU No. 11/2020 dan PIHK No. 848/2020 dari Kementerian Agama Republik Indonesia, jamaah mendapatkan layanan profesional, aman, dan terpercaya untuk mendukung kelancaran ibadah haji ke Tanah Suci yang lebih khusyuk dan nyaman bersama jamaah.
Estimasi Biaya Haji Plus dalam rupiah
Estimasi biaya ONH Plus 2027 atau Haji Khusus diperkirakan berada di kisaran dengan kurs sekarang di nominal Rp 190 jutaan hingga Rp330 juta per jamaah, tergantung paket dan fasilitas yang dipilih. Biaya ini mencakup tiket pesawat, hotel di Makkah dan Madinah, transportasi, konsumsi, serta layanan ibadah selama di Tanah Suci.
Perbedaan harga dipengaruhi oleh jenis kamar (quad, triple, atau double), jarak hotel ke Masjidil Haram, serta fasilitas tambahan seperti tenda VIP di Arafah dan Mina. Selain itu, fluktuasi kurs dolar juga menjadi faktor utama yang memengaruhi total biaya dalam rupiah.
Dengan masa tunggu yang lebih singkat dibanding haji reguler, Haji Plus tetap menjadi pilihan banyak jamaah. Namun, calon jamaah disarankan untuk mendaftar melalui PIHK resmi agar mendapatkan kepastian biaya dan layanan yang sesuai. Jadi calon jamaah siapkan dana sekitar Rp 300 jutaan sebagai estimasi aman untuk keberangkatan Haji Plus 2027.
Berikut adalah biaya ONH Plus 2027 Dalam Rupiah terbaru:
| Fasilitas | ||
| Silver | Gold | Platinum |
| Hotel Transit Maktab 72 Makkah : Grand Al Massa / Setaraf ★★★★ Madinah : Odest Hotel / Setaraf ★★★★ | Hotel Transit Maktab 111 Makkah : Pullman Zam-Zam / Setaraf ★★★★★ Madinah : Al Haram / Setaraf ★★★★★ | Hotel Transit Maktab 116 Makkah : Fairmont / Setaraf ★★★★★ Madinah : Frontel / Setaraf ★★★★★ |
ITINERARY HAJI PLUS
Hari 1 : 25 Dzul Qa’idah ( Jakarta – Madinah )
Jamaah berkumpul di Bandara Soekarno Hatta untuk persiapan keberangkatan, makan bersama, serta doa bersama sebelum terbang ke Madinah menggunakan Saudi Airlines. Setibanya di Arab Saudi, jamaah melalui imigrasi, lalu menuju hotel dengan bus. Setelah check-in, jamaah beristirahat untuk persiapan ibadah selanjutnya di Tanah Suci dengan nyaman dan tenang.
Hari 2 : 26 Dzul Qa’idah ( Madinah )
Setelah salat Subuh dan sarapan, jamaah berziarah ke Makam Rasulullah ﷺ, Abu Bakar Ash-Shiddiq, dan Umar bin Khattab رضي الله عنهما di Masjid Nabawi serta berkesempatan ke Raudhah sesuai jadwal. Selama di Madinah, jamaah memperbanyak ibadah sunnah dan melaksanakan salat Arbain berjamaah di Masjid Nabawi dengan penuh kekhusyukan.
Hari 3 : 27 Dzul Qa’idah ( Madinah )
Usai salat Subuh dan sarapan pagi, jamaah mengikuti tausiyah yang disampaikan oleh pembimbing dan muthawif sebagai bekal ilmu. Setelah itu, jamaah melaksanakan salat Arbain secara berjamaah di Masjid Nabawi serta memperbanyak amalan ibadah sunnah. Kegiatan ini dilakukan untuk menambah keimanan, ketenangan hati, dan kekhusyukan selama di Madinah.
Hari 4 : 28 Dzul Qa’idah( Madinah )
Usai salat Subuh dan sarapan pagi, jamaah melaksanakan ziarah ke beberapa tempat bersejarah di Kota Madinah seperti Masjid Quba, Masjid Qiblatain, Masjid Tujuh, Jabal Uhud, serta Pasar Kurma jika memungkinkan. Setelah itu, jamaah kembali ke Masjid Nabawi untuk melaksanakan salat Arbain berjamaah dan memperbanyak ibadah sunnah dengan khusyuk.
Hari 5 : 29 Dzul Qa’idah( Madinah )
Usai Subuh dan sarapan, jamaah mengikuti tausiyah serta manasik haji jika ada, kemudian salat Arbain dan ibadah sunnah di Masjid Nabawi.
Hari 6 : 01 Dzulhijjah ( Madinah )
Usai salat Subuh dan sarapan pagi, jamaah melanjutkan kegiatan ziarah ke Makam Baqi, Museum Rasulullah SAW, serta Museum Asmaul Husna untuk menambah wawasan sejarah Islam. Setelah itu, jamaah kembali ke Masjid Nabawi untuk melaksanakan salat Arbain secara berjamaah dan memperbanyak amalan ibadah sunnah dengan penuh kekhusyukan.
Hari 7 : 02 Dzulhijjah ( Madinah )
Usai Subuh dan sarapan, jamaah mengikuti tausiyah serta manasik haji jika ada, lalu salat Arbain dan ibadah sunnah di Masjid Nabawi.
Hari 8 : 03 Dzulhijjah ( Madinah )
Usai Subuh dan sarapan, jamaah berziarah ke masjid bersejarah di Madinah, lalu salat Arbain dan ibadah sunnah di Masjid Nabawi.
Hari 9 : 04 Dzulhijjah ( Madinah )
Usai Subuh dan sarapan, jamaah mengikuti tausiyah, manasik, dan briefing keberangkatan ke Mekkah, lalu salat Arbain dan ibadah sunnah di Masjid Nabawi.
Hari 10 :05 Dzulhijjah ( Madinah – Apartement )
Usai salat Subuh dan sarapan pagi, jamaah bersiap melanjutkan perjalanan ke Mekkah untuk melaksanakan ibadah umrah. Dalam perjalanan, jamaah singgah di Bir Ali untuk mengambil miqat. Setibanya di Mekkah, jamaah melakukan check-in di tempat transit sebelum menuju Masjidil Haram. Setelah menunaikan rangkaian umrah, jamaah kembali ke tempat transit untuk beristirahat.
Hari 11 : 06 Dzulhijah (Apartement)
Setelah salat Subuh dan Ashar (jika memungkinkan), jamaah mengikuti kegiatan manasik haji serta tausiyah dari pembimbing. Pada waktu ba’da Magrib, jamaah melaksanakan tadarus Al-Qur’an bersama. Selain itu, setelah salat Dzuhur dan Isya tersedia layanan konsultasi kesehatan. Selama berada di Mekkah, jamaah juga memperbanyak salat berjamaah dan ibadah sunnah.
Hari 12 : 07 Dzulhijjah (Apartement)
Jamaah mengikuti manasik dan tausiyah jika ada, tadarus Al-Qur’an, konsultasi kesehatan, serta salat berjamaah dan memperbanyak ibadah sunnah.
Hari 13 : 08 Dzulhijjah (Apartement)
Usai salat Dzuhur dan makan siang, jamaah mengenakan ihram lalu menuju Mina untuk Tarwiyah. Di tenda, jamaah memperbanyak ibadah, dzikir, tadarus, serta mengikuti manasik dan tausiyah sebagai persiapan wukuf di Arafah dengan khusyuk dan tertib.
Hari 14 : 09 Dzulhijjah (Apartement -Mina )
Usai Subuh dan sarapan, jamaah menuju Arafah untuk wukuf. Setelah Dzuhur dilaksanakan khutbah, dzikir, dan doa bersama. Malamnya jamaah bergerak ke Muzdalifah untuk mabit serta mengumpulkan batu sebagai persiapan melontar jumrah di Mina.
Hari 15 : 10 Dzulhijjah ( Mina – Arafah – Muzdalifah )
Jamaah menuju Mina untuk melontar Jumrah Aqabah, lalu melaksanakan Tawaf Ifadah dan tahallul di Masjidil Haram jika memungkinkan, kemudian kembali ke Mina. Di Mina, jamaah tetap melaksanakan salat fardhu, tadarus Al-Qur’an, serta memperbanyak ibadah sunnah dengan penuh kekhusyukan.
Hari 16 : 11 Dzulhijjah ( Muzdalifah – Mina – Masjidil Haram – Mina )
Jamaah melaksanakan salat berjamaah, tadarus Al-Qur’an, ibadah sunnah, dan lontar jumrah. Kemudian mengikuti tausiyah serta pembekalan pasca haji sebagai penutup rangkaian ibadah di Tanah Suci dengan penuh hikmah, syukur, dan kekhusyukan.
Hari 17 : 12 Dzulhijjah ( Mina )


